Lagi nyari bacaan fresh? Coba deh baca buku ini. Kamu akan gemesh sendiri dengan interaksi halal-romance antara tokoh.
Judul: Love from A to Z
Penulis: S.K Ali
Genre: Romance
Tebal: 382 hlm.
Penerbit: Republika
“Keberanianmu. Jangan biarkan siapapun menahannya.”
Buku ini aku dapatkan dari giveaway yang diadakan oleh @thediverstea. Terus sering banget liat buku ini lalu lalang di feed ig ku. So, karena kepo aku memutuskan untuk baca dan selesai juga.
Kisah dalam novel ini berawal dari tokoh perempuannya, Zayneb yang diskors oleh sekolah karena “Berusaha untuk menegakkan keadilan”. Dari sanalah dia berakhir di Doha untuk menghabiskan masa skoringnya dan kisah romansa dengan Adam pun dimulai.
Dari halaman awal buku ini, penulis sudah menekankan bahwa ini adalah kisah cinta. Namun, seiring berlanjutnya cerita, bukan hanya romance saja yang ditekankan, tapi ada konflik lainnyaa. Seperti, Islamofobia, family, friendship, history bahkan travelling.
Bisa dibilang paket lengkap sih, meskipun konfliknya lumayan banyak, penulis pandai banget menyelesaikannnya dengan tanpa terkesan terlalu memaksa, kayak ngalir aja. So, menurutku gak bosen untuk dibaca.
Pengkarakteran dalam buku ini juga bisa dibilang jelas. Baik dari teman-temannya Adam, Zayneb bahkan orang-orang yang ada di apartemen auntienya Zayneb. Aku pribadi selain suka karakter Adam yang tenang, aku suka sama 3 Emma, yang selalu peka dan peduli dengan teman.
Menurutku baca novel ini, bukan sekadar refreshing otak saja, tapi akan banyak insight yang kita dapatkan, bahkan dari tokoh extra sekalipun. Lewat novel ini aku bisa semakin paham, bahwa sebenarnya sampai sekarang Islamofobia itu masih ada, dan bahkan anak-anak yang masih muda pun menjadi korbannya. Btw, penulis bilang bahwa kisah islamophobia yang diangkat dalam novel ini didasarkan pada kejadian nyata. Mengsad kan ☹️
Selain itu, beberapa insight yang aku dapatkan:
1. Terkadang penyebab terbesar antara kurangnya kedekatan ortu dan anak adalah kurangnya komunikasi.
2. Untuk mendapatkan keadilan, terkadang ada beberapa hal yang harus dikorbankan.
At the last, buat yang lagi nyari bacaan fresh, bisa coba baca buku ini.
0 Komentar